Seperti biasanya, setiap malam sebelum tidur , dia membuang waktu didepan komputernya. Apalagi, kalau bukan chatting. Sekarang Ini memang lagi “in” dikalangan anak muda. Bahkan bagi sebagian orang yang belum tergolong tua, kegiatan ini juga mengasikan. Setidaknya membangun jaringan secara global dengan siapapun. Hanya saja, apakah bermanfaat atau tidak , tergantung dari niat masing-masing. Begitulah yang diyakini oleh Rini ketika setiap malam membuka yahoo messenger. Dia hanya berharap ditengah kesibukannya bekerja , masih ada kesempatan untuk tetap berkomunikasi secara santai dengan siapapun , dibelahan dunia manapun. Berbagi informasi dan sekalian kalau mungkin dapat terjalin hubungan lebih intim. Bukankah jodoh itu kehendak Allah dan kita diwajibkan untuk berusaha mendapatkannya. Apalagi , Rini adalah anak tertua dari tiga orang besaudara. Mereka semua adiknya sudah berkeluarga. Hanya Rini seorang yang belum mendapatkan pendamping hidup.
D0n0 : Hii
R1n1 : Ya
D0n0 : asl
R1n1 : 32/f/bdg
D0n0 : Kuliah apa kerja ?
R1n1 : Kerja dan kuliah
D0n0 : mmm
R1n1 : aku lagi ambil S2 dan kerja di Bank
D0n0 : Wah , hebat..
R1n1 : Thanks
D0n0 : Kok, kamu engga tanya aku. Kenapa kamu selalu menjawab pertanyaanku ?
R1n1 : Aku tidak tahu harus tanya apa ? Ya aku harus jawab karena kamu Tanya.
D0n0 : Ok. Aku 35/m/Jkt
R1n1 : Kerja ?
D0n0 : Tidak .
R1n1 : Kuliah.
D0n0 : Ketuaan. Tidak.
R1n1 : Udah merit ?
D0n0 : Udah., Kamu ?
R1n1 : Belum.
D0n0 : Mengapa ? Bukankah usia kamu sudah lebih dari cukup untuk berkeluarga.
R1n1 : Hanya Allah yang tahu mengapa aku belum dapat jodoh.
D0n0 : Kok, Allah. Apakah kamu tidak berusaha untuk mendapatkannya.
R1n1 : Aku terus berusaha. Tapi jodohku belum bertemu.
D0n0 : Pernah pacaran ?
R1n1 : Pernah.
D0n0 : Terus, kenapa dengan pacar mu ?
R1n1 : Dia meninggalkan ku.
D0n0 : Kenapa ?
R1n1 L Karena Allah.
D0n0 : Kok, Allah terus yang jadi penyebabnya. Bukankah Allah itu pengasih dan penyayang. Kalau Allah semudah itu memisahkan kamu dengan orang yang kamu cintai, maka lebih baik kamu cari aja Allah lain yang dapat mendukung kemauan kamu. Sudah berapa kali Allah berperan memisahkan kamu dengan orang yang kamu cintai.?
R1n1 : Empat kali.
D0n0 : wah keterlaluan Allah itu.
R1n1 : Allah itu maha tahu dan maha berkuasa. Aku akan mencintai apapun karena aku mencintai Allah.
D0n0 : Tapi , nyatanya kamu masih sendiri. Sampai kapan kamu harus bersikap seperti ini ?
R1n1 : Tergantung Allah.
D0n0 : Allah lagi.
R1n1 : Ya, Kenapa ?
D0n0 : Ok, Bagaimana type pria yang kamu suka ?
R1n1 : Aku tidak peduli dengan Type. Siapapun dia akan aku terima sepanjang mendapat restu dari Allah.
D0n0 : Ok, Andai pria itu tidak bekerja, Apakah kamu suka dia ?
R1n1 : Ya , bila itu kehendak Allah.
D0n0 : Andai pria itu lumpuh. Apakah kamu suka dia ?
R1n1 : Ya , bila itu kehendak Allah.
D0n0 : Andai pria itu tuli. Apakah kamu suka dia ?
R1ni : Ya , bila itu kehendak Allah.
D0n0 : Andai pria itu sudah punya istri. Apakah kamu suka dia ?
R1n1 : Ya , bila itu kehendak Allah.
D0n0 : Mengapa kamu terlalu percaya dengan Allah ?
R1n1 : Karena dia maka aku ada.
D0n0 : Terus..
R1n1 : Dia lebih tahu apa yang pantas untuk ku
D0n0 : Terus..
R1n1 : Dia tidak mungkin menganiaya ku karena dia pengasih dan penyayang.
D0n0 : Bagaimana kalau pria itu adalah aku ?
R1n1 : Ya, bila itu kehendak Allah.
D0n0 : Apakah kamu mau betemu dengan ku yang tuli, lumpuh dan tidak bekerja dan..sudah beristri.
R1n1 : Ya.
D0n0 : Mengapa ? Bukankah kita baru pertama kali chatt. Mengapa kamu langsung mau?
R1n1 : Karena aku harus berbuat sesuatu untuk mendapatkan jodohku. Namun tetap percaya kalau itu semua akhirnya Allah yang menentukan.
D0n0 :Kapan ada waktu kamu bisa bertemu dengan ku ?
R1n1 : Sabtu akhir pekan tapi minggu depan., ya
D0n0 : Dimana kita jumpanya.
R1n1: Bandung Plaza.
D0n0: .Baiklah. Aku akan usahakan datang dengan kereta. Tapi, bila kita berjumpa dan ternyata tidak jodoh , apakah kamu mau tetap menjadi sahabat saya ?
R1n1 : Ya , karena tuhan mengharuskan kita untuk menjaga silahturahmi.
Signed out
Tepat pada waktu yang ditentukan untuk bertemu. Rini berusaha datang lebih awal. Dia sengaja berdiri didepan kuridor Mall, agar dapat langsung memperhatikan setiap orang yang datang ke Mall itu. Dia hanya memperhatikan orang yang datang dengan korsi roda atau dituntun oleh orang lain. Menit demi menit berlalu. Yang ditunggu , tidak juga datang. Setelah 1 jam menunggu. Akhirnya dia memutuskan untuk pulang.
Malamnya..
D0n0 : Hiii
R1n1 : Ya
D0n0 : Marah ya..
R1n1 : Mengapa harus marah..
D0n0 : karena aku tidak jadi datang sesuai dengan janji kita…
R1n1 : ah.. biasa saja. Itu artinya Tuhan belum mengizinkan kita untuk bertemu.
D0n0 : Kamu tidak tanya , mengapa aku sampai tidak datang…
R1n1 : Aku tidak akan tanya. Karena tentu kamu punya sejuta alasan untuk itu..
D0n0 : Kamu tidak percaya aku…?
R1n1 : Aku percaya pada tuhanku.
D0n0 : Terus , mengapa kamu masih mau OL dengan ku..
R1n1: Karena kamu call aku duluan.. jadi kamu tamu ku. Ya aku harus melayani tamu sebaik mungkin.
D0n0 : walau aku telah mengecewakanmu..
R1n1 : ya..kamu tetap tamuku..
D0n0 : Masih mau bertemu dengan ku..
R1n1: ya..
D0n0 : : ?
R1n1 : Sekarang kamu yang tentukan tempat dan waktunya. Aku akan mengikuti Kamu.
D0n0 :Aku mau kamu datang ke Jakarta. Beri tahu aku kapan kamu ada rencana ke Jakarta. Aku akan tentukan tempat pertemuan kita.
BUZZ
R1n1 : Sebentar aku liat buku agenda ku dulu..
D0n0 : Ok
R1n1: Hari Rabu. Minggu depan aku ada tugas kantor ke Jakarta. Kita ketemu waktu lunch ya.
D0n0 : Ok, tempatnya …..
R1n1 : Ok.. Aku tentukan tempatnya.Kita ketemuan di Dome Café , Plaza Indonesia.
Karena tidak jauh dari kantor pusatku.
D0n0 : Ok. Kamu selalu menggunakan cam. Jadi aku dapat melihat wajah kamu. Mengenal kamu.
R1n1 : ya..
D0n0 : Mengapa kamu tidak request untuk aku juga pakai Cam.
R1n1 : Itu hak kamu. Mau gunakan cam atau tidak .Aku hanya berusaha jujur. Siapa aku.
D0n0 : Mengapa ? Karena tuhan mu yang mengharuskan kamu untuk jujur, ya ?
R1n1 : ya.
D0n0 : Ok bye now.
Signed out..
Sesuai waktu yang sudah ditentukan. Rini datang lebih awal. Seperti biasa. Dia memilih tempat yang langsung menghadap ke pintu masuk. Setelah 30 menit berlalu. Belum juga nampak orang masuk dengan korsi roda. Sesaat sebelum dia hendak meninggalkan restoran. Terdengar suara pria menegurnya dari belakang. Dia menoleh. Pria muda. Gagah dengan baju lengan panjang berdasil. Tampan. Dan keliatan sangat berwibawa. Rini bingung. Siapa pria ini. Tapi bagaimana pria ini mengenal dia. Ditengah kebingungan itu ..
" Aku , Dono Setiady . Anda Rini, Kan " sapa lelaki itu..
" ya, Aku Rini. " Jawab Rini tergagab. " Dan kamu D 0 n 0 " tanya Rini sambil sedikit kawatir tebakanya salah.
" Ya " jawab Dono mantap.
" Tapi …. " Mata Rini melirik kesekujur tubuh Dodo.. " Tidak sesuai dengan ciri yang kamu berikan " Kata Rini dengan mimik bingung.
" Ok, Kita duduk dulu. Pesan minum dulu atau langsung pesan makan.. ? Kata Dono. Sambil menarik korsi untuk Rini
" Mengapa ? kamu kaget ya. Kamu kira aku bohong ? tanya Dono sambil tersenyum
" Ya..memang kamu bohongi aku. " jawab Rini singkat.
" Aku tidak bohong. Aku jujur "
" Kamu bilang kamu lumpuh. Nyatanya kamu dapat berdiri tegak dan berjalan dengan gagah "
" Kaki ku lumpuh untuk berjalan ketempat yang salah. " jawab Dono tenang.
" Kamu bilang kamu Tuli ‘
" Aku memang tuli. Telingaku tidak dapat mendengar pembicaraan yang tidak perlu "
" Kamu bilang kamu tidak berkerja. Tapi pakaian kamu…."
" Aku memang tidak bekerja. Aku menyediakan orang lapangan pekerjaan "
" Dan kamu punya istri kan "
" Aku memang punya istri. Istri ku yang sekarang adalah Business ku. Aku tidak bisa meninggalkan businessku karena aku mencintai wanita sebagai istriku, Aku tidak dapat menentukan siapa yang harus diutamakan. Yang jelas ..alasan cintaku pada business sama besarnya dengan cintaku kepada wanita.
Mendengar jawaban simpatik dari Dono , Rini berlinang air mata. Dono tersenyum sambil memberikan sapu tangan kepada Rini. " Mengapa Rini. Kamu masih marah karena merasa dipermainkan oleh kata kataku. Maafkan aku " Tutur Dono dengan nada menyesal. Rini berusaha tetap tersenyum dibalik wajah harunya. Maha benar Allah dengan janjinya.
" Apakah kamu masih mau bertemu dengan ku.? " tanya Rini
" Tentu. Akulah pria yang dikirim Tuhanmu. Penantian mu dalam kesabaran telah memberikan kesempatan bagiku untuk mendapatkan wanita sebaik kamu.".
Enam bulan kemudian. Dono melamar Rini. Seluruh sahabat dan handai tolan berdatangan memberikan restu kepada mereka. Dono dan Rini , adalah dua orang manusia yang masih percaya dengan prinsip ketuhanan. Bahwa yang terbaik akan tentu mendapatkan yang terbaik. Tuhan tidak akan pernah salah menjodohkan manusia . Berlian hanya dimiliki oleh pria yang tekun dan kerja keras untuk dipersembahkan kepada wanita terbaik pula. Wanita adalah penghias dan cahaya rumah tangga , tempat dimana laki laki merasa pantas untuk dilahirkan.

0 comments:
Post a Comment